JATAH MBG KECAMATAN RENGAT DIBATALKAN 1 HARI KARENA DIDUGA BASI, PENGELOLA: TIDAK ADA ANGGARAN NEGARA DIRUGIKAN.

DETIKJAMBI.COM, INDRAGIRI HULU, RIAU — Pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis /MBG/ di Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, batal dilakukan selama 1 hari. Pembatalan dilakukan setelah ditemukan dugaan menu tidak layak konsumsi.


Hal tersebut dibenarkan oleh pihak pengelola dapur MBG saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.


*Menu Dibatalkan Usai Uji Organoleptik*  

Kejadian terjadi pada *Hari Jumat, 14 Agustus 2026*. 


Pengelola MBG Kecamatan Rengat, Satria, mengatakan pihaknya mengambil keputusan membatalkan distribusi setelah melakukan uji organoleptik.


"Terkait hal tersebut, berdasarkan hasil uji organoleptik staff kami menyatakan tidak layak dikonsumsi sehingga kami mengambil langkah untuk membatalkan pendistribusian pada hari tersebut demi memastikan keselamatan dan kesehatan siswa tetap terjaga," ujar Satria, Minggu /17/8/2026/.


Uji organoleptik merupakan pengujian mutu makanan secara indra meliputi rasa, aroma, tekstur, dan penampakan.


*Tidak Ada Skema Penggantian Porsi Ganda*  

Ditanya terkait kemungkinan penggantian jatah yang hilang dengan pemberian porsi ganda di hari berikutnya, Satria menjelaskan belum ada aturan yang mengatur hal tersebut.


"Berdasarkan juknis, skema untuk penggantian makanan dalam bentuk porsi ganda di hari berikutnya belum ada," jelasnya.


*Anggaran Ditanggung Pihak Mitra/Yayasan*  

Terkait potensi kerugian anggaran negara akibat pembatalan, Satria menegaskan tidak ada dana APBN yang dirugikan.


"Untuk kerugian atau anggaran pada hari tersebut sepenuhnya di claim atau ditangguhkan oleh pihak mitra/yayasan. Dengan demikian tidak ada anggaran negara yang dirugikan akibat pembatalan pendistribusian," ungkapnya.


Skema tersebut sesuai prinsip MBG, di mana mitra pelaksana bertanggung jawab penuh atas mutu dan jumlah makanan yang diproduksi. Jika makanan tidak didistribusikan, maka biaya produksi menjadi tanggungan mitra.


*Akan Ditindaklanjuti BGN dan Pihak Terkait*  

Adanya kejadian ini akan menjadi catatan evaluasi. Satria menyebut pihak Badan Gizi Nasional /BGN/ dan instansi terkait akan menindaklanjuti guna memastikan tidak ada kelalaian dalam proses penyediaan makanan.


Hingga berita ini diterbitkan, http://DetikJambi.com masih berupaya mengonfirmasi kepada:  

1. *BGN Perwakilan Riau* terkait prosedur pengawasan mutu MBG di Inhu.  

2. *Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hulu* terkait dampak pembatalan terhadap siswa penerima.  

3. *Satgas MBG Kecamatan Rengat* terkait hasil evaluasi internal pasca kejadian.  


*Catatan Redaksi*  

Program MBG bertujuan memenuhi gizi anak sekolah. Keamanan pangan menjadi prioritas utama. Pembatalan distribusi karena alasan mutu merupakan bentuk tanggung jawab penyedia. 


Sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, http://DetikJambi.com membuka ruang Hak Jawab seluas-luasnya bagi pihak BGN, mitra pelaksana MBG Kecamatan Rengat, dan instansi terkait untuk memberikan klarifikasi.


Pemerintah dan BGN diimbau memperketat pengawasan rantai produksi hingga distribusi agar kejadian serupa tidak terulang dan hak gizi siswa tetap terpenuhi.


(Redaksi).

Belum ada Komentar untuk "JATAH MBG KECAMATAN RENGAT DIBATALKAN 1 HARI KARENA DIDUGA BASI, PENGELOLA: TIDAK ADA ANGGARAN NEGARA DIRUGIKAN."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel