EKS STAF HUMAS PT SINAR BELILAS PERKASA BUKA SUARA SOAL ISU “MASYARAKAT BAYARAN”
Akui Pernah Ditugaskan Menyalurkan Uang kepada Massa yang Menggelar Aksi Membela Perusahaan
Detikjambi.com, INDRAGIRI HULU, RIAU — Isu mengenai dugaan adanya masyarakat yang mendapatkan bayaran dalam konflik antara kelompok masyarakat dengan petani di wilayah Sekip Hilir dan Sungai Raya kembali menjadi perhatian. Minggu , (27/9/2026).
Seorang mantan staf humas PT Sinar Belilas Perkasa (SBP) saat dikonfirmasi terkait isu tersebut mengungkapkan bahwa dirinya pernah mendapatkan tugas dari perusahaan untuk menyalurkan sejumlah uang kepada masyarakat yang mengikuti aksi demonstrasi.
Menurut pengakuannya, penyaluran tersebut dilakukan ketika dirinya masih bekerja di perusahaan.
“Saya waktu itu menyalurkan bayaran dari perusahaan kepada masyarakat yang ikut demo membela perusahaan untuk melawan petani Sekip Hilir dan Sungai Raya yang menggarap lahan terlantar yang katanya merupakan lahan HGU,” ungkapnya.
Mantan staf humas tersebut menyampaikan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas sebagai pekerja dan mengaku tidak memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan terkait penyaluran uang tersebut.
“Saya hanya pekerja. Semua atas perintah,” ujarnya.
Ia juga menyebut adanya pihak lain yang menurut pengakuannya berperan dalam membentuk atau menjalankan sistem tersebut.
“Ada aktor yang memang sebagai pembuat sistem itu,” tambahnya.
(Ucok).

Belum ada Komentar untuk "EKS STAF HUMAS PT SINAR BELILAS PERKASA BUKA SUARA SOAL ISU “MASYARAKAT BAYARAN”"
Posting Komentar